Jumat, 09 Desember 2011

24 Dalam 227

Masihkah ini menjadi kenangan kita......
Diujung pulau ditepian pantai dalam semilir angin malam
Ketika lewati waktu yang berdetak..diantara rimbunmya pepohonan
diantara deru samar suara ombak dalam remang kegelapan malam
Dalam detik waktu dua puluh empat lewati dua belas
bertautan dua cinta dari hati dengan ketulusan

Ketika ku sapa pagi.....engkau tlah duduk dibibir bukit
Menatap sang surya yang lemparkan warna kehidupan
Dalam keheningan hati untuk jalan panjang yang akan kita mulai dan kita lalui

Kita masih saling mengengaman tangan erat penuh makna
ketika menyusuri semilir angin pagi di tepian pantai
dalam beningnya ombak dan dalam putihnya pasir yang kita lewati
meninggalkan jejak cinta demi asa yang akan kita tapaki dalam senyum

Dan saat ini bayangan itu terus mengisi lembaran indah hati
Dalam lukisan kita yang bertautan cinta suci....
akan kah waktu itu berulang...

Hari demi hari lah berlalu...bulan dan tahun terlewati dengan atau tanpa makna
akankah kita kembali mengais kembali hari-hari penuh bunga seperti dulu dalam kebahagiaan

"Dari harapan yang tersisa dan makna yang tertinggal demi belahan jiwa" (Tautan hati dari masa lalu). 

"from The Laguna on The Zero km"





Tidak ada komentar: