Suatu hari ketika pulang kantor, saya terenyuh oleh rengekan seorang anak dipinggir jalan, usianya mungkin sekitar 4 atau 5 tahun, yang merengek kepada ibunya untuk mengajak pulang, sore itu harinya memang sedikit panas dan menyengat, anak kecil itu duduk ditrotoar jalanan sambil terus berusaha membujuk ibunya yang berdiri sambil mengadahkan tangan kepada setiap pengendara yang lewat. Dengan mulutnya yang mungil dan wajah yang lugu dan tampak kelelahan anak tersebut berulang kali merengek minta pulang, mungkin karena lelah dan lapar (terlihat dari wajahnya yang sedikit pucat). Bukannya iba, sang ibu yang menggendong adiknya langsung membentak dan memarahinya, dengan nada tinggi dan sedikit kesal. Ibu itu mengatakan, kalau engga mau cari duit, pulang aja sendiri sana, ngga saya kasih makan kamu dan sebait kata lagi, saya tinggal kamu disini. Sungguh sebuah kata kata yang sangat menakutkan dan mengerikan bagi anak seusia itu.
Kenyataan dan sebuah pemandangan yang sangat miris dan menyayat hati kita semua. Kita yang mendengarnya begitu ter enyuh, kenapa anak sekecil itu sudah dibawa kepinggir jalan untuk jadi peminta minta, bukankah masa kecil itu saat nya mereka bermain lepas…….. kenapa masih ada orang tua yang tega melakukannya.
Sedih ….., Menyayat hati. Pasti. jika kita melihat anak-anak dibawah umur masih banyak dipaksakan melakukan hal-hal seperti itu……dimana hati kita….apa yang bisa kita perbuat. Jika berpikir jauh, dimana para pemimpin kita, yang katanya dalam undang-undang anak terlantar dan fakir miskin di tanggung oleh Negara. Sudah kah kita merdeka ????? Inikah kehidupan Negara yang kita cintai ini yang para pemimpinnya sibuk dengan kekayaan dan kekuasaaan……dan perkelahian sesama mereka……(mungkin sejuta kata-kata kotor akan keluar dengan sendirinya untuk mereka dari mulut dan hati kita.)
Kadang memang kita tidak dapat berbuat banyak untuk hal tersebut, mungkin kita hanya bisa membantu sedikit rupiah kita untuk anak tersebut, tapi pada akhirnya juga tidak akan membantu apapun terhadap anak sekecil itu…..adakah solusi agar semua anak anak dapat bermain dan bersenang senang dimasa kecilnya? Sebuah keingian yang sulit tercapai.
Ataukah ada solusi untuk membujuk orangtuanya untuk tidak membawa anaknya dalam dunia kerjanya semasa seperti itu……? Sepertinya sulit, karena justru anak sekecil inilah yang akan menjadi ‘nilai jual’ bagi si ibu/usernya dalam mengais belas kasih disaat meminta-minta.
Sebuah jawaban yang sulit untuk dicari jawabannya.
Jika kita melihat kebelakang, memang seseorang tidak pernah dapat memilih untuk dilahirkan dimana dan oleh siapa? Tuhan pasti sudah mengatur semuanya untuk kehidupan seseorang dan pasti itu adalah tempat terbaik untuk dijalani ddalam kehidupan. Dan tuhan pasti telah menggariskan kehidupan sesorang itu. Semoga semua anak anak jalanan nantinya bisa hidup lebih baik dimasa yang akan datang…(Doa ku untuk seluruh anak anak yang hidup dijalanan dan seluruh anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa ini dan juga harapan para orang tua) semoga kalian mendapatkan kebahagian…amin.
Memang tidak semua cita-cita dapat tercapai dan sesuai yang diharapkan, tapi minimal kebahagian secara lahir walaupun hidup dengan pas pasan dan tidak harus membawa anak-anak kalian ke jalanan lagi itu udah merupakan sebuah pencapaian hidup yang lebih baik, (menjadi orang tua dengan memberikan kasih sayang yang berlimpah, itu sudah merupakan hal terbaik) semoga........amin.
Satu hal lagi yang mungkin harus kita ingat dan camkan adalah, bahwa tidak semua orang yang hartanya berlimpah dan hidup berkecukupan akan selalu hidup bahagia.. mari kita merenung untuk sesaat dan memikirkan kehidupan kita yang lebih baik. "Karena kebahagian didapat bukan karena lingkungan yang ada dan apa yang kita miliki, tetapi lebih utama adalah kebahagian diperoleh dan dimulai dari dalam hati kita terlebih dahulu (bersyukur dengan kehidupan kita saat ini dan apa yang kita miliki serta berserah diri pada yang dia Atas)" (TS"141211")

2 komentar:
Bener banget, harusnya anak2 di usia seperti ini dapat hidup dan bermain nyaman di seputan rumah dan lingkungannya, berkesempatan menuntut ilmu di sekolah seperti teman2 sebaya lainnya. Namun nasib dan kemauan orang tua yang tega menyalahgunakan kesempatan dan tanggung jawab, akhirnya membuat mereka harus rela kehilangan masa2 indah itu.
Pertanyaan yang sulit untuk dijawab, bagaimana kelanjutan penghidupan mereka di kemudian hari...
Saya suka sedih dan kadang suka marah kalau lihat anak kecil yang do gendong ibunya di bawa ke jalanan untuk minta minta ..
Kenapa ya anak sekecil itu harus merasakan pahitnya hidup kenapa juga ibunya tidak memilih pekerjaan yang layak cuci pakaian tetangga atau menjadi ibu rumah tangga kan pekerjaan tersebut tidak akan melibatkan anak sekecil itu..
Posting Komentar